Dapatkah orang keluar dari neraka ?

Seperti telah kita ketahui bersama, bahwa ada pemahaman jika manusia sudah masuk neraka, maka selamanya tidak dapat keluar dan akan kekal di dalamnya. Hal ini tentu bukan saja tanpa dalil, mereka berdalil dengan berdasarkan Firman Allah dalam Al-Qur’an Surat Al-A’Raaf: 40

¨bÎ) šúïɋ©9$# (#qç/¤‹x. $uZÏG»tƒ$t«Î/ (#rçŽy9õ3tFó™$#ur $pk÷]t㠟w ßx­Gxÿè? öNçlm; Ü>ºuqö/r& Ïä!$uK¡¡9$# Ÿwur tbqè=äzô‰tƒ sp¨Yyfø9$# 4Ó®Lym ykÎ=tƒ ã@yJpgø:$# ’Îû ÉdOy™ ÅÞ$u‹Ïƒø:$# 4 šÏ9ºx‹Ÿ2ur “Ì“øgwU tûüÏB̍ôfßJø9$# ÇÍÉÈ

Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan tidak (pula) mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lubang jarum. Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan.

 

Jika kita teliti, keyakinan seperti ini bukanlah hal yang asing, akan tetapi ini merupakan keyakinan kalangan Khawarij. Mereka menolak adanya penghuni neraka yang pada akhirnya masuk surga. Kelompok ini berpendapat, yang ada hanya jannah selamanya atau neraka selamanya.[1] Tak ada pertengahan selain itu. Mereka berdalil dengan ayat-ayat tentang kekalnya tinggal di neraka, seperti dalam Al-Qur’an surat Al-Hasr: 17

tb%s3sù !$uKåktJt6É)»tã $yJåk¨Xr& ’Îû ͑$¨Z9$# Èûøït$Î#»yz $pkŽÏù 4 y7Ï9ºsŒur (#ätÂt“y_ tûüÏJÎ=»©à9$#

“Maka adalah kesudahan keduanya, bahwa Sesungguhnya keduanya (masuk) ke dalam neraka, mereka kekal di dalamnya. Demikianlah Balasan orang-orang yang zalim”.

Firman Allah dalamAl-Qur’an surat QS. Al-Jin:23

žwÎ) $Zó»n=t/ z`ÏiB «!$# ¾ÏmÏG»n=»y™Í‘ur 4 `tBur ÄÈ÷ètƒ ©!$# ¼ã&s!qߙu‘ur ¨bÎ*sù ¼çms9 u‘$tR zO¨Yygy_ tûïÏ$Î#»yz !$pkŽÏù #´‰t/r& ÇËÌÈ

Akan tetapi (aku hanya) menyampaikan (peringatan) dari Allah dan risalah-Nya. dan Barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya Maka Sesungguhnya baginyalah neraka Jahannam, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya” (QS. Al-Jin: 23).

Allah Ta’ala berfirman:

šúïÏ%©!$#ur (#rãxÿx. (#qç/¤‹Ÿ2ur !$uZÏF»tƒ$t«Î/ y7Í´¯»s9’ré& Ü=»ysô¹r& ͑$¨Z9$# tûïÏ$Î#»yz $pkŽÏù ( }§ø©Î/ur 玍ÅÁyJø9$# ÇÊÉÈ

“Dan orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka Itulah penghuni-penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya. dan Itulah seburuk-buruk tempat kembali” (QS. At-Taghabun: 10).

Ayat-ayat yang berisi tentang ancaman kekal di neraka sebenarnya ditujukan bagi orang kafir, bukan ditujukan bagi muslim yang bermaksiat.[2]

Orang yang beriman tetapi juga berbuat maksiat, maka dia akan menjalani pemeriksaan, amal baiknya ditimbang dengan dosa maksiatnya, jika dosa maksiatnya lebih berat daripada amal baiknya maka dia dimasukkan ke neraka, sesuai dengan besar kecilnya dosa setelah merasakan panasnya api neraka, sampai gosong menjadi arang dipanggil lalu diangkat dan dicelup atau dimandikan dengan air hayat kemudian dia dinaikkkan ke surga, sebagaimana disabdakan oleh Nabi I dalam Hadits berikut:

Î@÷d q#ä@çzö ‰zƒ sAn$%ˑn6ÎY<#`uã çmöZpãz ç!#v‘ËÊv‘‘ Î ‘ö‰ç‚ø<#‰öŠÎèv›‘Î0q # ö`qã

$s1 ÷`BΑ $sY<# ÷`ÎB#qç`ˍ÷zs#s@sêsA ä!#äA ÷q)sƒ sNP ssY<#ˍsY<#ä@÷ds#srqpsYsf<s# psYzf<#

rèŠsq÷™#÷‰s% $sg÷YÎB sb÷qçzsç‚sŠù b$sJ÷ƒÎ#÷`ÎB AsŠsz ÷`ÎB ps6smçA$s)÷VÎBmÎ6=s%‘Ëù

äMå6÷Yq@  $qJq1 b çMç6÷Ys@ $sJs1 sb÷qçFç6÷YŠsù (o$sŠssø<#rs#)  $sŠssø<#sgsR‘Îù sbøqs)ø=çŠsù #

psƒ ËqsFø=çB sä#sø”s¹çl獂s@ $sgsRs#ss@ Ns<s#Î@Šs¡<# Î=ÎR$s_‘Îù çps6sø<#

 

Dari Abu Sa’id r.a. bahwa Nabi I bersabda: “Yang berhak masuk surga akan masuk surga, yang harus masuk neraka akan masuk neraka. Lalu Allah Ta’ala berfirman: “Keluarkanlah mereka yang mempunyi iman walaupun hanya seberat satu biji benih sawi!!! Maka mereka keluar dari neraka dan benar-benar mereka itu sudah gosong hitam pekat kemudian mereka ini dicelup ke dalam sungai hayat, lalu dia tumbuh seperti benih diujung aliran air, tahukah anda dia keluar kuning cerah melingkar”  (HR. Bukhari).[3]

 

Juga Hadits Nabi:

$sBs‰÷ês0Α$shY<#ø`ÎBÖP÷qs%çççlåø‚sƒsA$s%h™Î;hsY<#`sã 7Î<$sBÜ`÷0ܧsRs#s$YsPsh‰smsosŠ$sFs%÷`sã

s`øŠhΊÎJhssYsgsfø<#ÎphsYsfø<#ä@÷f s#÷NÎg÷ŠÎhJs¡áŠsùs pshYsfø<#sb÷qä=çz÷‰sŠsù ì÷”s™$sg÷YÎB ÷Nçgsh¡sB

 

 

 

 

Dari Qatadah dari Anas bin Malik bahwa Nabi I bersabda: “Ada sekelompok kaum yang wajahnya terlihat kehitam-hitaman keluar dari neraka setelah di lahap api, kemudian mereka masuk surga, penghuni surga menjuluki mereka jahannamiyun (mantan penghuni jahannam)” (HR Bukhari).[4]

 

Juga terdapat dalam riwayat Ahmad

 

Dari Anas bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sungguh, beberapa orang dari manusia akan masuk ke dalam neraka karena dosa yang mereka perbuat, setelah itu Allah akan memasukkan mereka ke dalam surga dengan karunia dan rahmat-Nya. Orang-orang itu disebut dengan Jahannamiyun” (HR. Ahmad).[5]

Dalam Hadits riwayat Bukhari disebutkan

 

Dari Abu Sa’id Al Khudzri radliallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi I bersabda: “Jika penghuni surga telah memasuki surga, dan penghuni neraka memasuki neraka, Allah berfirman; ‘siapa saja yang dalam hatinya masih terdapat sebiji sawi keimanan, keluarkanlah dia dari neraka,’ maka mereka pun keluar setelah mereka terbakar dan menjadi abu, selanjutnya mereka dilempar ke sungai kehidupan sehingga mereka tumbuh sebagaimana biji-bijian tumbuh di tepi aliran sungai” atau ia mengatakan dengan redaksi; “dalam permukaan aliran sungai”, dan Nabi I bersabda: “Tidakkah kalian melihat bahwa biji-bijian itu tumbuh kuning melingkar?”(HR. Bukhari).[6]

 

Demikian juga Hadits Nabi:

 

Imran bin Husain radhiallahu ‘anhuma, dari Nabi I, beliau bersabda: “Ada sekelompok kaum yang keluar dari neraka karena syafaat Muhammad I, lantas mereka masuk surga dan mereka diberi julukan ‘jahannamiyun (mantan penghuni neraka jahannam)”  (HR Bukhari).[7]

 

Juga disebutkan Imam Turmudzi:

        ÖP ÷qs%çççlåø‚sƒsA$s%hǑÇ6hY<#Ç`tãç möZpãâ m¯=<#t‘ÅÊt‘‘ ‘E?`öŠtÁçm ç`ø0 çb#yöJÅã÷`pã

`øŠhΊÎJhssYsgsfø<tbøqnhJt¡çƒ pshYsfø<#sb÷qä=çz÷‰sŠsù >‰hJtsçB ÍMtã$t”tµÍ0 ͑$shY<#ø`ÎB

“Dari Imran bin Husain r.a, dari Nabi I, beliau bersabda: “Ada sekelompok kaum yang keluar darineraka karena syafaat Muhammad I, lantas mereka masuk surga dan mereka diberi julukan jahannamiyun (mantan penghuni neraka jahannam)” (HR. Turmudzi).[8]

Tafsir Ibnu Katsir mencatat bahwa berhala-berhala (Lata-‘Uzza) bertanya kepada mereka yang mengucapkan “La ilaha illa Allah” di dunia mengapa masuk neraka, apakah tidak cukup dengan ucapan (Lailaha illa Allah) tadi tetapi juga masuk neraka. Maka Allah segera memerintahkan malaikat untuk mengangkat mereka keluar dari neraka diceburkan lebih dahulu ke sungai (al-hayat) lalu dinaikkan ke dalam surga mereka dinamakan Al-Jahanamiyun.[9]

Tafsir Bahrul ‘Ulum-As-Samarqandi mencatat bahwa sebagian kaum Jahanamiyun itu dapat masuk surga karena syafaat Nabi Muhammad I. Disebutkan juga dalam Tafsir Ad-Durrul Mantsur mencatat bahwa di dahinya tertulis cap Jahanamiyun, lalu malaikat membasuh cap ini setelah masuk surga.[10]

Dari dalil-dalil di atas dapat kita jadikan bukti tentang tentang keadilan Allah. Karena maksiat itu bertingkat-tingkat, dan ketaatan juga bertingkat-tingkat.

Allah Ta’alla berfirman

¨bÎ) ©!$# Ÿw ãÏÿøótƒ br& x8uŽô³ç„ ¾ÏmÎ/ ãÏÿøótƒur $tB tbrߊ y7Ï9ºsŒ `yJÏ9 âä!$t±o„ 4 `tBur õ8Ύô³ç„ «!$$Î/ ωs)sù #“uŽtIøù$# $¸JøOÎ) $¸JŠÏàtã ÇÍÑÈ

Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, Maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar” (QS. An-Nisa:48).

Jika hanya diyakini hanya ada dua pilihan, di neraka selamanya atau di jannah selamanya, maka orang yang merasa beriman akan berbuat seenaknya. Karena dengan keimanannya merasa dosanya akan diampuni. Oleh sebab itu ancaman neraka tidak hanya bagi orang kafir dan musyrik tapi juga bagi orang beriman yang bermaksiat. Wallahu a’lam.


[1]Majalah Ar-Risalah No. 69/Th. VI Safar-Rabi’ul Awal 1428 H/Maret 2007 M, hal. 28 oleh Abu Umar Abdillah.

[2] Ibid.

[3] HR. Bukhari no. 21

[4] HR. Bukhari no. 6074

[5] HR. Ahmad no. 11913

[6] HRBukhari no. 6075

[7] HR. Bukhari no. 6081

[8] HR. Turmudzi no. 2525

[9] Tafsir Maudlu’i Kontemporer, Hal. 25.

[10] Ibid.

Posted on 30 Desember 2012, in Islami. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: