Buku Siswa SMP/MTS Pendidikan Agama Islam kelas 7 bab 13 Kurikulum 2013

Yang menghendaki buku siswa Kurikulum 2013 Pendidikan Agama Islam bab 13 silahkan download

BUKU SISWA KLS 7 BAB 13.pdf

Cpns Honorer k2

PENGAYAAN MATERI PAI KELAS 8

Tokoh Ilmuwan Muslim pada Masa Bani Abbasiyah

Materi kelas 8

Perkembangan Ilmu-Ilmu pada Masa Dinasti Abbasiyah

Bidang-bidang ilmu pengetahuan umum yang berkembang antara lain:

1.  Filsafat (Philosophia)

Proses penerjemahan yang dilakukan umat Islam pada masa dinasti bani abbasiyah mengalami kemajuan cukup besar. Para penerjemah tidak hanya menerjemahkan ilmu pengetahuan dan peradaban bangsa-bangsa Yunani, Romawi, Persia, Syuria tetapi juga mencoba mentransfernya ke dalam bentuk pemikiran.

Filsafat adalah induk Ilmu pengetahuan. Dari Filsafat berkembang ilmu-ilmu lain yang sangat dibutuhkan oleh manusia, sebab dengan adanya Filsafat, ilmu-ilmu tersebut mempunyai nilai radikalisme, hikmah dan bukan hanya pada karya kulitnya saja. Jika dikronologikan, maka derajat kebenaran dari hasil pemikiran adalah terletak pada kebenaran Ilmu, kebenaran Filsafat dan kebenaran yang tidak terbantahkan adalah kebenaran Agama.

Melihat fungsi Filsafat bagi umat Islam, maka para pakar keilmuan Islam di samping memahami Filsafat, ia juga seorang ulama yang sangat disegani kedalaman ilmunya, misalnya Imam Al Gazali, Ibnu Rusyd, Ibnu Thufail. Di samping itu, di antara mereka ada yang sangat menguasi ilmu-ilmu umum, misalnya kedokteran (Ibnu Shina). Tokoh-tokoh Filsafat yang ilmu dan pemikirannya sampai kepada kita, misalnya adalah:

  1. Abu Ishak Al Kindi (194 – 260 H / 809 – 873 M), buku karangannya sebanyak 236 judul.
  2. Abu Nasr Al Farabi (wafat 390 H / 916 M dalam usia 80 tahun) – orang Eropa menyebutnya dengan Al Pharabius. Karangannya yang masih tinggal ada 12 judul.
  3. Ibnu Bajjah (wafat tahun 523 H).
  4. Ibnu Thufail (wafat tahun 581 H).
  5. Ibnu Shina atau Avicena (370 – 428 H/980 – 1037 M), buku karangannya adalah Shafa (18 Jilid) Najaaat, Qonun, Sadidia (5 jilid), Danes Names, Najmul Hikmah (10 Jilid) dam Al Qonun Fi At Thib.
  6. Al Gazali (450 – 505 H/1058 – 1101 M), buku karangannya sejumlah 70 jilid, diantaranya adalah Al Munqidz minadl Dlalal, Tahafutul Falasifah, Mizanul Amal, Ihya Ulumuddin, Al Wajiz, Miyazul Ilmu dan Maqosidul Falasifah.
  7. Ibnu Rusyd atau Avveroes (520 – 595 H/1126 – 1198 M) bukunya antara lain Mabadiul Falasifah, Kulliyat, Thahafutut Thahafut, Tafsir Urjuza, Kasful Afillah, Bidayatul Mujtahid.

 

2.  Ilmu Kedokteran

Ilmu kedokteran merupakan salah satu ilmu yang mengalami perkembangan yang sangat pesat pada masa Bani Abbasiyah pada masa itu telan didirikan apotek pertama di dunia, dan juga telah didirikan sekolah farmasi. Ilmu Kedokteran berasal dari Yunani dan dibawah ke dunia Islam oleh Sarjis Resh-Aini tahun 536. Perkembangan ilmu kedokteran di bagi menjadi tiga, yaitu masa permulaan, kemajuan dan kemunduran.

  1. Masa permulaan
  2. a)   Jabir Ibnu Hayyan (778). Ia adalah dokter pertama dunia Islam yang menghasilkan buku-buku kedokteran sebanyak 500 buah (Kimia, Biologi dan Fisika). Buku yang masih menjadi referensi kedokteran dewasa ini adalah “Book of the Composition al Chemy” (1144) dan “Book of Seventy” (1187).
  3. b)   Hunayn bin Ishaq; Ia adalah Dokter sekaligus seorang Filsafat. Ia menter-jemahkan buku-buku Filsafat (Aristoteles dan Plato) dan 130 buah ilmu pengobatan dari Gallen. Kegiatan penterjemahan tersebut dilanjutkan oleh kedua anaknya; Ishaq dan Hubaisy. Karya-karya yang terkenal adalah “Materia Medica” yang merupakan komentar dari buku karya Bioscurides, dan Question of Medicine (komentar terhadap buku kedokteran Gallen).
  4. c)   Abu Ishak Al Kindi; Ia seorang Filosof Arab pertama, juga seorang Dokter Islam yang terkenal. Ia ahli dalam pengobatan Mata sebagaimana dalam buku “Optics” (Ilmu mata) yang menjadi referensi pemikiran Roger Bacon.
  5. Masa kemajuan
  6. a)   Ar Razi / Razes (Bagdad, 251-313 H/865-925 M.). Ia seorang dokter, sekaligus ahli Kimia yang diseganai. Karya-karyanya adalah Small-pax and Measless (Ilmu Campak dan Kolera), al Hawi (buku yg merupakan inti sari ilmu Kedokteran Yunani, Syiria dan Arab) dan Al Kimya (buku yang berisi tentang pembagian benda-benda kimia dan nama-nama zat Kimia). Buku Ilmu Campak dan Kolera, telah dicetak ulang sebanyak 40 kali.
  7. b)   Ishak Yuda (Tunisia, 241-344 H/855-955 M.). Karya-karya yang terkenal adalah Contentine the African (1080), On Fevers (Penyakit malaria), On the Elements (memuat anasir/unsur kimia) dan buku On Urine (Kencing Batu).
  8. c)   Ikhwanus Shafa (Bagdad. Abad 10 M). Karyanya yang terkenal adalah Ency-clopaedia Kedokteran (52 Jilid). Buku tersebut diterjemahkan bangsa Eropa dengan judul Breteren of Pority.
  9. d)   Abu Nasr Al Farabi (Filosof Islam yang paling Faham terhadap pemikiran Aristoteles). Karya-karyanya yang terkenal dalam bidang kedokteran adalah Kunci Ilmu (Key of Sciences) 976 yang ditulis ulang oleh Muhammad al Khawarizmi dan buku Fihrist al Ulum (Indec of Sciences) 988, yang ditulis ulang oleh Ibnu Nadim.
  10. e)   Abu Ali al-Hasan ibn al-Haitsami atau Al Hazen (Basrah, 355-424 H/960-1034 M). Ia adalah ahli penyakti mata sebagaimana yang ditulis dalam buku “Optics” (Ilmu Mata) dan “Light” (Ilmu yang mengkaji pengaruh cahaya terhadap mata). Ia terkenal sebagai orang yang menentang pendapat bahwa mata mengirim cahaya ke benda yang dilihat. Menurut teorinya yang kemudian terbukti kebenarannya bendalah yang mengirim cahaya ke mata kita.
  11. f)     Ibnu Shina, dianggap sebagai Dokter yang paling berbakat di dunia Islam. Buku-bukunya menjadi Referensi Kedokteran sampai saat ini, misalnya Qonun Fi Ath Thib (Conon of Medicine).
  12. g)   Al Bairuni (363-450 H/973-1048 M).

3.  Astronomi

Ilmu astronomi atau perbintangan berkembang dengan baik, bahkan sampai mencapai puncaknya, kaum muslimin pada masa bani Abbasiyah mempunyai modal yang terbesar dalam mengembanngkan ilmu perhitungan. Mereka menggodok dan mempersatukan aliran-aliran ilmu bintang yang berasal atau dianut oleh Yunani, Persia, India, Kaldan. Dan ilmu falak arab jahiliyah. Diantara para ahli ilmu astronomi pada masa ini adalah:

  1. Al Fazzari, ia adalah seorang astronom yang menemukan “Astrolobe” (alat pengukur tinggi dan gerak bintang).
  2. Yunus al Misri; penemu Jam/alat pembagian waktu (Jam, Menit, dan Detik)
  3. Nasiruddin Ath Thusi (1274). Ia dikenal sebagai seorang astronom dengan bakat yang luar biasa. Dalam hidupnya, ia menulis sebanyak 16 buah buku astronomi dan 14 buku Matematika. Yang paling istimewa adalah buku Quadri Lateral yang menjadi dasar trigonometry, plenometry dan sperical. Khusus dalam bidang Ilmu perbintangan, ia membuat Observatorium Maragha (Asia kecil), membuat jadwal baru yang disebut dengan “Ilkhanian”, dan membuat Cincin pengukur gerhana Matahari dan Bulan serta Katulistiwa.
  4. Abu Wafa’, Seseorang menemukan jalan ketiga dari bulan, jalan kesatu dan kedua telah ditemukan oleh ilmuwan yang berkebangsaan Yunani . Ia juga seorang pakar yang menciptakan trigonometry, ruang sudut dan ruang penuh serta dasar perhitungan yang lain.
  5. Al Farghany (el Fraganus); menciptakan Compendium.

 

4.  Ilmu Fiqih

Dalam bidang fiqih para fuqaha’ yang ada pada masa bani abbasiyah mampu menyusun kitab-kitab fiqih terkenal hingga saat ini. Imam-imam mazhab hukum yang empat hidup pada masa pemerintahan Abbasiyah. Pertama. Imam Abu Hanifah (700-767 M) dalam pendapat-pendapat hukumnya di pengaruhi oleh perkembangan yang terjadi di Kuffah, kota yang berada di tengah-tengah kebudayaan Persia yang hidup kemasyarakatannya telah mencapai tingkat kemajuan yang lebih tinggi, karena itu mazhab ini lebih banyak menggunakan pemikiran rasional dari pada hadis. Imam Abu Hanifah menyusun kitab musnad al-Imam al-a’dzam atau fiqih al-akbar. Muridnya dan sekaligus pelanjutnya, Abu Yusuf, menjadi Qodhi Al-Qudhal dizaman Harun Al-Rasyid.

Berbeda dengan Abu Hanifah, imam Malik (713-795 M) banyak menggunakan hadis dan tradisi masyarakat madmah. Imam Malik menyusun kitab al-muwatha’. Pendapat dua tokoh mazhab hukum ditengahi oleh imam Syafi’i (767-820 M) dan imam Ahmad ibn Hambal (780-855 M). Imam Syafi’i menyusun kitab al-Umm dan fiqih al-akbar fi al tauhid dan imam Ibnu Hambal menyusun kitab al musnad ahmad bin hambal.

Disamping empat pendiri mazhab besar tersebut, pada masa pemerintahan bani Abbas banyak mujtahid mutlak lain yang mengeluarkan pendapatnya secara bebas dan mendirikan mazhabnya pula, akan tetapi karena pengikutnya tidak berkembang pemikiran dan mazhab itu hilang bersama berlalunya zaman. Aliran teologi sudah ada sejak masa bani Umayah, seperti khawarij, murji’ah, dan mu’tazilah, akan tetapi perkembangan pemikirannya masih terbatas. Teologi rasional mu’tazilah muncul diujung pemerintahan bani Umayah. Namun pemikirannya yang sudah kompleks dan sempurna baru dirumuskan pada masa pemerintahan bani Abbas periode pertama.

BERDIRINYA DARUL HIKMAH DAN DARUL ILMI

Masa Bani Abbasiyah merupakan puncak perkembangan ilmu pengetahuan dan ajaran Islam. Hal ini disebabkan Harun Al Rasyid memanfaatkan kekayaannya untuk membangun rumah sakit, untuk keperluan sosial, untuk mendirikan lembaga pendidikan kedokteran, farmasi, ilmu astronomi, matematika, kritik sastra. Ilmu pengetahuan tidak hanya berkembang di Baghdad tetapi juga di Basrah, Jundabir, Kufah dan Harran. Pada masa kekuasaan al-Ma’mun banyak di datangkan penterjemah dari berbagai negara untuk menterjemahkan buku-buku yang menggunakan bahasa Yunani. Al-mu’min juga membangun beberapa sekolah. Karya besar Al-ma’mun adalah membangun Bait al-Hikmah yang digunakan sebagai perpustakaan besar dan perpustakaan umum yang disebut darul ilmi. Bait al-Hikmah juga sebagai pusat penterjemahan buku buku. Bait Al Hikmah juga berfungsi sebagai perguruan tinggi yang memilki banyak buku yang tidak dapat ditemukan ditempat lain. Sehingga banyak orang yang datang ke Baghdad untuk menimba ilmu.

BABUL ILMI

Mungkin kita pernah mendengar Julukan yang diberikan Rasulullah kepada Sayyidina Ali sebagai Pintu Ilmu (babul ’ilmi). Dan Rasulullah berkata ”Aku adalah Kota Ilmu, sedangkan Ali bin Abi Thalib adalah gerbangnya”

Tugas Mandiri Pendidikan Agama Islam Kelas 8A/8B/8C

Bagi Anak-anak kelas 8A / 8B / 8C SMPN 5 Surabaya
Silahkan download soal-soal berikut dan dikumpulkan pada hari Senin, 17 Mei 2015

TUGAS KELAS 8A-8B- 8C_001

Untuk download Soal Kelas 8  format doc (m. office) via mediafire silahkan klik download dibawah ini :

aa

 

Materi Kelas 7 Buku Kurikulum 2013 SMP/MTS

Materi Kelas 7 Buku Kurikulum 2013

ﻛﺘﺎبﺍﻟﺴﺘﻲﺭ۷_180
Read the rest of this entry

Tugas Pendidikan Agama Islam Bab Al Khulafa’ur Rasyidun

Bagi Anak-anak kelas 7D / 7E / 7F/ 7G /7H SMPN 5 Surabaya
Silahkan download soal-soal berikut dan dikumpulkan pada hari jum’at, 8 Mei 2015

pemerintah-kota-surabaya_001 Read the rest of this entry

Perangkat Pembelajaran Pendidikan Agama Islam SMP Kurikulum 2013

Perangkat pembelajaran Pendidikan Agama islam SMP kurikulum 2013

Perangkat pembelajaran Pendidikan Agama islam SMP kurikulum 2013

Kurikulum 2013 atau Kurtilas masih tetap dilaksanakan di beberapa jenjang pendidikan di beberapa daerah.  Meskipun wacana pergantian Kurikulum 2013 ini sudah beredar santer di dunia pendidikan. Untuk itu sebagai guru atau pendidik diwajibkan untuk memiliki semua perangkat Kurtilas ini. Karena perangkat ini ibarat senjata kita di medan pertempuran, atau ibarat cangkul atau sabit bagi petani. Jadi guru harus memiliki dan mempersiapkannya perangkat ini sejak awal.

Read the rest of this entry

Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus Autis

siswa autis

siswa autis

Jumlah anak berkesulitan belajar di Indonesia sejak tahun 2005 terjadi lonjakan peningkatan terutama anak penyandang autisme. Salah satu usaha meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan dan pendidikan anak uatisme diperlukan adanya pendidikan integrasi dan implementasi dalam kelas, individu serta pembelajaran modifikasi perilaku.

Read the rest of this entry

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.